Beberapa Perintah CLI Odoo

Menjalankan Odoo melalui CLI

Pada saat men-develop Odoo kita tidak hanya bisa menjalankan melalui service, kita juga dapat menjalankan melalui CLI. Ada beberapa keuntungan jika menjalankan Odoo melalui CLI.

Logo Odoo

Melalui CLI kita dapat melakukan debug pada aplikasi yang sedang dibuat. Tapi sebelum menjalankan Odoo melalui CLI, kita harus mematikan service Odoo terlebih dahulu, dengan perintah:

cakjuice$ sudo service odoo stop

Setelah itu kita harus masuk sebagai user odoo pada linux, dengan perintah:

cakjuice$ sudo su - odoo -s /bin/bash

Untuk menjalankan Odoo kita hanya perlu mengetik perintah:

odoo$ odoo

Perhatikan pada CLI, sekarang akan muncul baris-baris info ataupun warning pada aplikasi kita. Kita juga bisa melakukan debug pada kode yang kita buat sendiri, dengan membuat statement “print” pada python.

 

Update modul melalui CLI

Adakalanya saat kita sedang men-develop suatu modul, terdapat suatu kesalahan/error yang tidak bisa diupdate melalui aplikasi browser. Untuk menanganinya kita bisa menjalankan perintah:

odoo$ odoo -d nama_database -u nama_modul

Jika ingin meng-update semua modul, maka perintahnya:

odoo$ odoo -d nama_database -u all

Jika anda mengatur modul berada pada lokasi tertentu sesuai dengan keinginan sendiri, maka harus menambahkan parameter –addons-path pada perintah CLI

odoo$ odoo -d nama_database -u nama_modul --addons-path path_lokasi_modul

 

Membuat kerangka modul baru

Untuk membuat sebuah kerangka modul baru pada Odoo, bukan untuk menjalankan Odoo. Kita cukup menuliskan perintah:

odoo$ odoo scaffold nama_modul path_lokasi_modul

 

Seperti yang bisa kita lihat di https://www.odoo.com/documentation/10.0/reference/cmdline.html, masih banyak lagi perintah-perintah yang bisa dijalankan oleh Odoo melalui CLI. Namun hanya perintah-perintah diatas, yang biasa saya gunakan pada saat men-develop aplikasi Odoo. Perintah yang lain biasanya saya jalankan melalui file konfigurasi pada saat aplikasi sudah dijalankan atau pada saat production mode.

Sekian. Selamat mencoba.

Baca juga: Inheritance pada Odoo.

Comments